Skip to main content

Anugerah Viktorindo Abadi

Prichard Colon Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, 11 Tahun Hidup dengan Cedera Otak

Petinju Prichard Colon meninggal dunia di usia 33 tahun setelah 11 tahun hidup dengan cedera otak

Mantan petinju Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun, Kamis (13/8/2026) waktu setempat. Ia meninggal setelah sekitar 11 tahun hidup dengan cedera otak akibat pertarungan di atas ring.

Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh sang ayah, Richard Colon, melalui akun media sosial miliknya.

Richard mengumumkan kepergian putranya sekaligus menyampaikan pesan perpisahan kepada keluarga, penggemar, dan orang-orang yang selama bertahun-tahun mengikuti perjalanan Prichard.

“Selamat pagi, semuanya. Dengan perasaan menyesal, saya mengabarkan bahwa putra saya Prichard telah meninggal dunia. Dia kini ada di tempat yang lebih baik,” tulis Richard, dikutip dari TMZ.

Kepergian Prichard Colon kembali menjadi perhatian dunia tinju setelah perjuangan panjangnya menghadapi dampak cedera otak serius yang dialaminya dalam sebuah pertandingan pada 2015.

Keluarga Sampaikan Terima Kasih atas Doa untuk Prichard Colon

Dalam unggahan yang sama, Richard Colon juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang selama bertahun-tahun memberikan dukungan, cinta, dan doa kepada putranya.

Ia berharap masyarakat tetap menyertakan keluarganya dalam doa setelah kepergian Prichard.

“Terima kasih atas cinta dan doa selama bertahun-tahun. Sebisa mungkin, terus sertakan kami dalam doa kalian,” tulis Richard melanjutkan.

Prichard Colon menjalani perjuangan panjang setelah mengalami cedera otak serius akibat pertarungan tinju yang membuat kehidupannya berubah drastis selama lebih dari satu dekade.

Prichard Colon Punya Rekor 16-0

Sebelum mengalami cedera, Prichard Colon dikenal sebagai salah satu petinju muda berbakat.

Ia sempat mencatatkan rekor impresif 16 kemenangan tanpa kekalahan (16-0). Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kemenangan diraih melalui knockout (KO).

Karier menjanjikan tersebut kemudian berubah drastis setelah Colon menghadapi Terrell Williams dalam sebuah pertarungan pada 2015.

Pertandingan tersebut menjadi titik yang mengubah perjalanan karier sekaligus kehidupan Colon.

Duel Terrell Williams pada 2015 Ubah Hidup Prichard Colon

Dalam pertarungan melawan Terrell Williams, Colon beberapa kali menerima pukulan di bagian belakang kepala.

Colon sempat melayangkan protes kepada wasit yang memimpin pertandingan.

Pertarungan terus berlangsung hingga Colon terjatuh pada ronde kesembilan.

Setelah pertandingan, kondisinya memburuk. Colon kemudian diketahui mengalami pendarahan otak dan harus mendapatkan penanganan medis.

Cedera tersebut membuat karier tinju Colon berakhir dan memulai perjuangan panjangnya menghadapi dampak kerusakan otak.

Prichard Colon Sempat Koma 221 Hari

Kondisi Prichard Colon setelah pertarungan tersebut sangat serius.

Ia berada dalam kondisi koma selama 221 hari akibat cedera yang dialaminya.

Colon akhirnya berhasil sadar, tetapi kondisinya tidak sepenuhnya kembali seperti sebelum pertandingan.

Ia tidak lagi dapat berbicara dan berjalan seperti sebelumnya sehingga membutuhkan perawatan serta pendampingan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Sejak saat itu, Colon menghabiskan sebagian besar waktunya dengan mendapatkan perawatan penuh dari keluarganya.

Keluarga terus mendampingi Prichard selama bertahun-tahun dalam menjalani kehidupannya setelah cedera otak.

Prichard Colon Meninggal 11 Tahun Setelah Cedera Otak

Setelah sekitar 11 tahun menjalani kehidupan dengan dampak cedera otak, Prichard Colon meninggal dunia pada 13 Agustus 2026 di usia 33 tahun.

Perjalanan Colon menjadi salah satu kisah yang banyak mendapat perhatian di dunia tinju, terutama karena cedera serius yang dialaminya ketika masih berada dalam periode awal karier profesionalnya.

Sebelum insiden tersebut, Colon merupakan petinju yang belum terkalahkan dengan catatan 16-0 dan 13 kemenangan KO.

Namun, pertarungan melawan Terrell Williams pada 2015 mengubah kehidupannya. Cedera otak membuat Colon harus menjalani perawatan selama lebih dari satu dekade hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Keluarga Prichard Colon pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh penggemar dan masyarakat yang terus memberikan dukungan serta doa selama perjuangan panjang sang petinju.

SUMBER

CNN Indonesia

Konsultasi & Penyesuaian Sistem

Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.

Artikel Pilihan & Insight Terbaru

Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.