Lionel Messi, yang kini berkiprah di Amerika Serikat bersama klub Major League Soccer (MLS), tetap masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2026.
Nama megabintang asal Argentina tersebut resmi masuk dalam persaingan penghargaan individu bergengsi itu meski sudah tidak bermain di sepak bola Eropa.
Pada saat yang sama, nama Cristiano Ronaldo tidak termasuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2026.
Kondisi tersebut menarik perhatian karena Messi dan Ronaldo selama bertahun-tahun menjadi dua pemain yang mendominasi persaingan penghargaan individu sepak bola dunia.
Lantas, mengapa Lionel Messi masih masuk nominasi Ballon d’Or 2026, sedangkan Cristiano Ronaldo tidak?
Padahal, keduanya sama-sama sudah tidak bermain di kompetisi elite Eropa.
Jawabannya berkaitan dengan performa dan pencapaian masing-masing pemain sepanjang periode penilaian.
Sejauh ini, belum terdapat penjelasan pasti mengenai alasan Messi tetap masuk nominasi Ballon d’Or 2026.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara yang secara khusus menjelaskan mengapa pemain Argentina tersebut kembali masuk dalam daftar kandidat.
Namun, performa Messi dan Ronaldo memang menunjukkan perbedaan cukup mencolok sepanjang musim 2025/2026.
Hal tersebut dinilai dapat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam menentukan daftar nominasi Ballon d’Or.
Sepanjang musim 2025/2026, Messi tercatat menjalani 49 pertandingan.
Dalam periode tersebut, Messi berhasil membukukan 45 gol dan 30 assist.
Catatan tersebut menunjukkan kontribusi besar sang pemain dalam urusan mencetak gol maupun menciptakan peluang bagi rekan satu timnya.
Tak hanya mencatat statistik individu, Messi juga berhasil membawa klubnya meraih gelar juara MLS.
Pencapaiannya kemudian berlanjut bersama Timnas Argentina.
Messi kembali memainkan peran penting bersama Argentina sepanjang Piala Dunia 2026.
Ia membantu Argentina melaju hingga partai final dan menjadi salah satu aktor utama dalam perjalanan tim tersebut sepanjang turnamen.
Performa di level klub dan tim nasional tersebut menjadi pembeda penting dibandingkan Ronaldo sepanjang periode yang sama.
Meski Messi kini bermain di MLS yang berada di luar kompetisi elite Eropa, pencapaian individu dan timnya dinilai tetap cukup menonjol untuk membuat namanya masuk dalam persaingan Ballon d’Or 2026.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo tidak masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or untuk keempat kalinya secara beruntun.
Sejak bergabung dengan Al Nassr pada 2023, nama Ronaldo tidak lagi masuk dalam daftar kandidat penghargaan tersebut.
Salah satu faktor yang dinilai berpengaruh adalah reputasi Saudi Pro League sebagai kompetisi yang tingkat persaingannya dianggap lebih rendah dibandingkan liga-liga elite dunia.
Per Maret 2026, Saudi Pro League disebut berada di peringkat ke-36 dunia dalam kompetisi sepak bola global.
Namun, level kompetisi klub bukan satu-satunya faktor yang menjadi perhatian.
Performa Ronaldo ketika membela Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 juga dinilai tidak terlalu menonjol.
Hal tersebut menjadi salah satu pembeda dengan Messi, yang memberikan kontribusi besar dalam perjalanan Argentina hingga mencapai final.
Karena itu, meskipun Messi dan Ronaldo sama-sama bermain di luar kompetisi elite Eropa, pencapaian keduanya sepanjang periode penilaian menunjukkan perbedaan.
Messi mencatat produktivitas tinggi bersama klub, meraih gelar MLS, serta menjadi pemain penting dalam perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026.
Sementara Ronaldo dinilai tidak memiliki pencapaian yang cukup kuat untuk membawanya kembali ke dalam daftar kandidat Ballon d’Or.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa belum ada penjelasan resmi dari penyelenggara Ballon d’Or yang secara spesifik menyatakan alasan mengapa Messi masuk nominasi sementara Ronaldo tidak.
Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.
Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.
Isi data berikut untuk mengunduh brochure produk.
Data digunakan untuk keperluan follow-up teknis & penawaran.