Arab Saudi mulai serius memasuki industri mobil listrik. Merek lokal Ceer memperkenalkan dua mobil listrik baru bernama Exobot yang tampil dengan desain sangat futuristis dan spesifikasi performa tinggi.
Menariknya, mobil tersebut bukan sekadar konsep. Ceer memastikan Exobot akan diproduksi di pabrik khusus yang dibangun di King Abdullah Economic City, Arab Saudi.
Dikutip dari Carscoops, Selasa (22/9/2026), Ceer Exobot hadir dalam dua model, yakni sedan dan SUV. Keduanya membawa desain futuristis, terutama pada bagian kaca depan yang dibuat sangat landai dan menyatu dengan kap mesin.
Ceer bahkan mengklaim Exobot memiliki kaca depan terbesar yang pernah dipasang pada mobil produksi, dengan panjang mencapai 2,4 meter.
Desainnya semakin unik berkat lampu depan yang dibuat pipih serta penggunaan pintu model gullwing.
Ceer menyebut desain pintu tersebut sebagai Shahin Wing Doors, yang terinspirasi dari burung elang khas Arab Saudi.
Bukan hanya tampilannya yang ekstrem. Performa Ceer Exobot juga menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Varian tertinggi menggunakan tiga motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 1.111 HP dan torsi 1.500 Nm.
Dengan tenaga sebesar itu, Ceer Exobot sedan diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,1 detik.
Kecepatan maksimumnya mencapai 250 km/jam.
Sementara itu, versi SUV membutuhkan waktu sekitar 2,4 detik untuk berakselerasi dari 0-100 km/jam, dengan kecepatan maksimum mencapai 210 km/jam.
Angka tersebut menempatkan Exobot sebagai mobil listrik yang tidak hanya mengandalkan desain futuristis, tetapi juga performa tinggi.
Ceer sendiri merupakan perusahaan patungan dengan Foxconn.
Sistem penggerak Exobot disebut menggunakan teknologi dari BMW, memberikan keterlibatan perusahaan otomotif Jerman tersebut dalam aspek teknologi kendaraan.
Untuk tahap awal, Exobot akan dipasarkan dalam varian First Edition.
Versi tersebut menghasilkan tenaga 850 HP dengan torsi maksimum mencapai 1.000 Nm.
Sementara varian tertinggi nantinya menawarkan konfigurasi tiga motor dengan output mencapai 1.111 HP.
Sektor baterai juga menjadi bagian penting dari spesifikasi Ceer Exobot.
Baik model sedan maupun SUV dibekali baterai berkapasitas 112 kWh.
Untuk versi sedan, Ceer mengklaim jarak tempuhnya dapat mencapai 670 km.
Sementara Ceer Exobot SUV memiliki jarak tempuh hingga 560 km.
Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi karakteristik bodi, bobot, aerodinamika, serta konfigurasi kendaraan.
Ceer Exobot menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt.
Arsitektur tegangan tinggi tersebut mendukung kemampuan pengisian baterai yang lebih cepat.
Ceer mengklaim baterai Exobot dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.
Dengan kapasitas baterai 112 kWh dan jarak tempuh yang diklaim mencapai 670 km pada versi sedan, Exobot dirancang untuk menawarkan kombinasi performa tinggi dan kemampuan perjalanan jarak jauh.
Salah satu karakter desain paling mencolok pada Ceer Exobot adalah kaca depannya yang sangat luas.
Namun, penggunaan kaca berukuran besar menimbulkan tantangan tersendiri, terutama karena kendaraan tersebut akan digunakan di negara dengan suhu ekstrem seperti Arab Saudi.
Ceer mencoba mengatasinya dengan menggunakan kaca berlapis perak tiga lapis serta sistem pendingin kabin berdaya besar.
Teknologi tersebut diklaim mampu menurunkan temperatur kabin dari 65 derajat Celsius menjadi 32 derajat Celsius hanya dalam 10 menit.
Fitur tersebut menjadi penting mengingat Exobot dikembangkan untuk pasar dengan kondisi cuaca panas.
Masuk ke dalam kabin, interior Ceer Exobot menawarkan suasana layaknya kendaraan masa depan.
Salah satu bagian paling mencolok adalah layar sepanjang 48 inci di bagian atas dashboard.
Selain layar besar tersebut, tersedia layar infotainment utama berukuran 10,4 inci.
Penumpang belakang juga mendapatkan layar berukuran 8 inci.
Konfigurasi tersebut membuat interior Exobot mengandalkan sejumlah layar sebagai pusat informasi, hiburan, dan pengoperasian kendaraan.
Ceer juga membenamkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) pada Exobot.
AI digunakan untuk membantu mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan.
Kehadiran teknologi tersebut melengkapi pendekatan futuristis Exobot yang tidak hanya diterapkan pada desain eksterior dan interior, tetapi juga sistem kendaraan.
Ceer turut menjanjikan fitur mengemudi tanpa tangan dengan sistem navigasi point-to-point.
Fitur tersebut dirancang agar kendaraan dapat membantu proses berkendara berdasarkan titik awal dan tujuan perjalanan.
Namun, perusahaan belum mengungkap secara rinci pemasok teknologi otonom yang akan digunakan pada Exobot.
Detail mengenai kemampuan, batas operasional, maupun level sistem bantuan mengemudinya juga belum dijelaskan lebih lanjut dalam artikel.
Berikut ringkasan spesifikasi Ceer Exobot berdasarkan informasi yang diumumkan:
|
Spesifikasi |
Ceer Exobot |
|
Model |
Sedan dan SUV |
|
Motor Varian Tertinggi |
3 motor listrik |
|
Tenaga Maksimum |
1.111 HP |
|
Torsi Maksimum |
1.500 Nm |
|
0-100 Km/Jam Sedan |
2,1 detik |
|
Top Speed Sedan |
250 km/jam |
|
0-100 Km/Jam SUV |
2,4 detik |
|
Top Speed SUV |
210 km/jam |
|
Baterai |
112 kWh |
|
Jarak Tempuh Sedan |
Hingga 670 km |
|
Jarak Tempuh SUV |
Hingga 560 km |
|
Arsitektur Listrik |
800 volt |
|
Charging 10-80 Persen |
Kurang dari 30 menit |
|
First Edition |
850 HP / 1.000 Nm |
|
Kaca Depan |
Panjang hingga 2,4 meter |
|
Layar Dashboard |
48 inci |
|
Layar Infotainment |
10,4 inci |
|
Layar Penumpang Belakang |
8 inci |
|
Pintu |
Shahin Wing Doors |
|
Teknologi |
AI dan hands-free driving |
Angka performa, jarak tempuh, dan kemampuan pengisian di atas merupakan klaim yang disebutkan dalam materi artikel.
Untuk saat ini, harga Ceer Exobot belum diumumkan.
Belum ada informasi mengenai berapa harga yang akan dipatok untuk model sedan maupun SUV.
Ceer baru memastikan bahwa Exobot akan menjadi salah satu produk yang masuk ke tahap produksi, bukan sekadar kendaraan konsep.
Karena itu, detail mengenai harga, varian lengkap, serta jadwal penjualan masih perlu menunggu pengumuman perusahaan.
Exobot bukan satu-satunya kendaraan yang akan dikembangkan Ceer.
Setelah model tersebut, perusahaan berencana meluncurkan lima model lainnya pada periode 2028-2030.
Strategi Ceer juga mulai berubah.
Jika awalnya perusahaan hanya berfokus mengembangkan mobil listrik, Ceer kini disebut turut mempersiapkan mobil plug-in hybrid (PHEV) dan kendaraan bermesin bensin.
Langkah tersebut menunjukkan rencana Ceer untuk membangun portofolio kendaraan yang lebih luas.
Sementara Exobot menjadi salah satu produk yang memperlihatkan ambisi perusahaan otomotif Arab Saudi tersebut melalui kombinasi tenaga hingga 1.111 HP, baterai 112 kWh, jarak tempuh hingga 670 km, desain futuristis, serta teknologi AI dan bantuan mengemudi.
Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.
Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.
Isi data berikut untuk mengunduh brochure produk.
Data digunakan untuk keperluan follow-up teknis & penawaran.