Marc Marquez masih berpeluang mengejar rekor kemenangan MotoGP yang saat ini dipegang legenda balap asal Italia, Valentino Rossi.
Marquez saat ini telah mengoleksi 78 kemenangan di kelas MotoGP, sedangkan Rossi masih berada di posisi teratas dengan 89 kemenangan.
Artinya, Marquez membutuhkan 11 kemenangan lagi untuk menyamai rekor Rossi. Jika ingin melewatinya dan menjadi pemegang rekor baru, The Baby Alien membutuhkan 12 kemenangan tambahan.
Sepanjang kariernya di berbagai kelas balap motor Grand Prix, Marc Marquez telah mengoleksi 104 kemenangan.
Namun, khusus di kelas MotoGP, pembalap asal Spanyol tersebut baru mencatatkan 78 kemenangan.
Torehan itu sudah cukup menempatkan Marquez di posisi kedua daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak di kelas premier.
Rekor kemenangan terbanyak di kelas premier masih berada di tangan Valentino Rossi.
Sepanjang kariernya, pembalap berjuluk The Doctor tersebut berhasil mengoleksi 89 kemenangan di kelas premier, terbanyak dibandingkan pembalap lainnya.
Marc Marquez kini menjadi pembalap yang berada paling dekat dengan torehan Rossi.
Dengan 78 kemenangan, selisih keduanya menjadi 11 kemenangan.
Di belakang Marquez terdapat sejumlah legenda balap dunia seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, hingga Mike Hailwood.
Berikut daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak di kelas premier berdasarkan data artikel:
|
Peringkat |
Pembalap |
Kemenangan |
|
1 |
Valentino Rossi |
89 |
|
2 |
Marc Marquez |
78 |
|
3 |
Giacomo Agostini |
68 |
|
4 |
Mick Doohan |
54 |
|
5 |
Jorge Lorenzo |
47 |
|
6 |
Casey Stoner |
38 |
|
7 |
Mike Hailwood |
37 |
|
8 |
Eddie Lawson |
31 |
|
9 |
Dani Pedrosa |
31 |
|
10 |
Francesco Bagnaia |
31 |
|
11 |
Kevin Schwantz |
25 |
Posisi Marquez yang berada tepat di bawah Rossi membuat peluang untuk memecahkan rekor tersebut masih terbuka.
Terlebih, perjalanan karier Marquez di MotoGP belum berakhir.
Peluang Marc Marquez untuk mengejar rekor kemenangan Valentino Rossi masih terbuka lebar.
Kontrak Marquez bersama Ducati disebut masih berlanjut hingga musim 2028.
Dengan demikian, apabila belum berhasil mengejar rekor Rossi pada musim 2026, Marquez masih memiliki kesempatan untuk menambah jumlah kemenangan dalam dua musim berikutnya.
Performa kompetitif bersama Ducati juga menjadi faktor penting dalam upaya Marquez mendekati torehan The Doctor.
Setiap kemenangan yang diraih akan semakin memperkecil jaraknya dari rekor 89 kemenangan milik Rossi.
Rekor kemenangan bukan satu-satunya pencapaian Valentino Rossi yang berpeluang dikejar Marc Marquez.
Marquez juga memiliki peluang menambah koleksi gelar juara dunia.
Jika pembalap kelahiran Cervera tersebut mampu mempertahankan dominasinya hingga akhir musim 2026, ia berpeluang mengamankan gelar juara dunia kedelapan di kelas premier dan gelar ke-10 secara keseluruhan di seluruh kelas.
Pencapaian tersebut akan menjadi tonggak penting dalam karier Marquez.
Valentino Rossi sendiri mengoleksi sembilan gelar juara dunia di seluruh kelas sepanjang kariernya.
Dengan demikian, tambahan gelar bagi Marquez dapat membuat perbandingan pencapaian kedua pembalap tersebut semakin menarik.
Peluang Marquez untuk menambah koleksi gelar juga masih terbuka apabila tetap kompetitif dalam beberapa musim mendatang.
Jika mampu merebut titel juara dunia pada musim-musim berikutnya, Marquez berpeluang semakin menjauh dalam urusan jumlah gelar dunia keseluruhan.
Namun, performa di lintasan, persaingan dengan pembalap lain, kondisi motor, hingga kebugaran akan menjadi faktor penting yang menentukan peluang tersebut.
Terlebih, persaingan MotoGP dapat berubah dari satu musim ke musim berikutnya.
Marc Marquez dan Valentino Rossi pernah bersaing langsung ketika keduanya masih aktif di kelas MotoGP.
Saat keduanya bertarung di kelas yang sama, Marquez tercatat berhasil meraih enam gelar juara dunia MotoGP.
Sementara itu, Rossi tidak berhasil menambah koleksi gelar juara dunia MotoGP selama periode tersebut.
Perbedaan usia keduanya juga cukup besar.
Ketika memulai karier di MotoGP, Marquez baru berusia 20 tahun, sedangkan Rossi sudah berusia 34 tahun.
Kondisi tersebut membuat keduanya berada dalam fase karier yang berbeda ketika mulai bersaing di kelas premier.
Faktor cedera juga menjadi bagian penting dalam perjalanan karier kedua pembalap.
Menurut Motosan, selama periode Marquez dan Rossi bersaing di kelas yang sama, Rossi sempat beberapa kali menghadapi masalah cedera.
Namun, Marquez juga tidak lepas dari persoalan serupa.
The Baby Alien pernah mengalami cedera serius yang membuat perjalanan kariernya terganggu.
Meski demikian, Marquez mampu kembali bersaing di level teratas dan terus menambah koleksi kemenangan.
Kini, dengan 78 kemenangan di kelas premier, Marquez menjadi pembalap yang paling dekat dengan rekor 89 kemenangan Valentino Rossi.
Jika mampu mempertahankan performanya dalam beberapa musim mendatang, peluang Marquez untuk menyamai bahkan melewati salah satu rekor terbesar Valentino Rossi masih terbuka.
Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.
Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.
Isi data berikut untuk mengunduh brochure produk.
Data digunakan untuk keperluan follow-up teknis & penawaran.