Skip to main content

Anugerah Viktorindo Abadi

Gempa M 4,9 Guncang Manggarai NTT, Disusul M 4,6 dalam Waktu 11 Menit

Gempa M 4,9 mengguncang Kabupaten Manggarai, NTT, dan disusul gempa M 4,6 sekitar 11 menit kemudian

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/8/2026) dini hari.

Tak lama setelah guncangan pertama, wilayah tersebut kembali diguncang gempa bermagnitudo 4,6 sekitar 11 menit kemudian.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan, gempa pertama terjadi pada pukul 02.23 Wita.

Berdasarkan informasi awal BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 8,26 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,62 derajat Bujur Timur (BT).

“Pusat gempa berada 43 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, dengan kedalaman 7 kilometer,” kata Arief.

Warga Reo Rasakan Guncangan Cukup Kuat

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh warga di Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Menurut Arief, guncangan kuat tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat.

“Gempanya terasa kuat sekitar satu detik,” ujar Arief.

Meski berlangsung singkat, gempa yang terjadi pada dini hari tersebut sempat membuat sejumlah warga terkejut.

Sejumlah warga yang tengah menginap di tempat penginapan dilaporkan panik dan berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.

Gempa M 4,6 Terjadi 11 Menit Kemudian

Tak lama setelah gempa pertama, BMKG kembali mencatat terjadinya gempa kedua.

Gempa berkekuatan magnitudo 4,6 tersebut terjadi pada pukul 02.34 Wita.

Artinya, gempa kedua terjadi hanya sekitar 11 menit setelah gempa M 4,9 yang lebih dahulu mengguncang kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi awal BMKG, gempa kedua berada di koordinat 8,19 derajat LS dan 120,64 derajat BT.

Pusat gempa berada sekitar 51 kilometer timur laut Ruteng.

Sementara itu, kedalaman gempa kedua berdasarkan informasi awal tercatat 0 kilometer.

Lokasi Dua Gempa Berada di Timur Laut Ruteng

Berdasarkan data awal tersebut, kedua gempa memiliki pusat yang sama-sama berada di kawasan timur laut Ruteng.

Gempa pertama M 4,9 berpusat sekitar 43 kilometer timur laut Ruteng dengan kedalaman 7 kilometer.

Sementara gempa kedua M 4,6 berada sekitar 51 kilometer timur laut Ruteng dengan kedalaman awal tercatat 0 kilometer.

Rentang waktu kedua kejadian yang hanya sekitar 11 menit membuat warga di sejumlah wilayah Manggarai sempat mengalami kepanikan.

BMKG Sebut Data Gempa Masih Bisa Berubah

Arief mengingatkan bahwa parameter kedua gempa tersebut masih berasal dari hasil pengolahan awal BMKG.

Karena informasi awal mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat, parameter seperti magnitudo, lokasi, dan kedalaman masih dapat diperbarui setelah data yang diterima semakin lengkap.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” kata Arief.

Dengan demikian, masyarakat perlu memperhatikan informasi terbaru yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG terkait perkembangan parameter gempa.

Belum Ada Laporan Korban dan Kerusakan

Hingga informasi tersebut disampaikan, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa akibat dua gempa yang mengguncang Kabupaten Manggarai.

Belum ada pula informasi mengenai kerusakan bangunan yang ditimbulkan oleh guncangan tersebut.

Meski demikian, gempa pertama sempat dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Reo hingga membuat sejumlah warga keluar dari tempat penginapan.

BMKG masih melakukan pemutakhiran data untuk mendapatkan parameter gempa yang lebih akurat.

SUMBER

Kompas.com

Konsultasi & Penyesuaian Sistem

Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.

Artikel Pilihan & Insight Terbaru

Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.