Sejumlah wilayah pesisir di DKI Jakarta diperkirakan mengalami banjir pesisir (rob) pada 5 hingga 16 Juli 2026. Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan akibat naiknya permukaan air laut.
Peringatan tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BPBD menjelaskan bahwa potensi banjir rob dipengaruhi oleh fenomena fase Bulan Baru (New Moon) dan Perigee, yaitu kondisi ketika Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi.
Fenomena tersebut dapat meningkatkan tinggi muka air laut sehingga berpotensi memicu banjir pesisir di sejumlah kawasan Jakarta.
Masyarakat diminta terus memantau informasi cuaca dan pasang surut air laut selama periode tersebut agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.
BPBD memperkirakan puncak pasang maksimum terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di sejumlah wilayah pesisir Jakarta, meliputi:
Warga yang berada di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi dari BPBD maupun BMKG.
Menghadapi potensi banjir rob, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi pasang air laut.
Warga juga diminta menghindari aktivitas di kawasan pesisir yang berisiko terdampak genangan, terutama saat air laut mencapai pasang tertinggi.
Selain itu, sistem drainase di sekitar rumah sebaiknya dipastikan berfungsi dengan baik agar aliran air tetap lancar ketika terjadi genangan.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar rutin memantau informasi peringatan dini melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta maupun BMKG.
Apabila menemukan potensi genangan atau banjir, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui aplikasi JAKI maupun layanan pengaduan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Informasi terkini mengenai kondisi banjir juga dapat dipantau melalui kanal resmi pemerintah agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terbaru.
Dalam kondisi darurat, warga diimbau segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112
BPBD DKI Jakarta mengajak masyarakat memanfaatkan kanal resmi untuk memperoleh informasi mengenai potensi banjir rob maupun kondisi genangan di Jakarta.
Melalui kanal tersebut, warga dapat memantau perkembangan situasi, menerima peringatan dini, hingga melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan.
Beberapa kanal resmi yang dapat dimanfaatkan antara lain:
Jakarta Siaga 112, untuk bantuan dalam kondisi darurat.
Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.
Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.
Isi data berikut untuk mengunduh brochure produk.
Data digunakan untuk keperluan follow-up teknis & penawaran.