KMP Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang dilaporkan terbalik dan tenggelam setelah menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Berdasarkan data dari Basarnas dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sebanyak 114 orang telah dievakuasi dari insiden tersebut.
Dikutip dari situs resmi Kemenhub, Senin (14/9/2026), data manifes menunjukkan kapal membawa total 243 orang.
Mereka terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak, serta 126 sopir dan kernet.
Selain penumpang dan kru, kapal juga membawa 89 unit muatan kendaraan.
Menteri Perhubungan Duddy Purwagandhi mengatakan sebanyak 114 orang telah ditemukan dan dievakuasi.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara enam orang meninggal dunia.
“Total yang sudah ditemukan adalah 114 orang, dengan rincian 108 yang selamat dan enam yang meninggal dunia,” kata Duddy dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Jumlah tersebut merupakan data sementara selama operasi pencarian masih berlangsung.
Duddy menjelaskan para korban dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang terlibat dalam proses penyelamatan.
Sebagian besar korban kemudian dibawa menuju Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kemenhub menegaskan data jumlah korban masih dapat berubah seiring proses pencarian dan evakuasi yang terus dilakukan oleh tim SAR.
Dengan total 243 orang dalam data manifes dan 114 orang telah ditemukan berdasarkan pembaruan tersebut, proses pencarian terhadap orang-orang yang belum ditemukan masih berlanjut.
KMP Virgo Transport 8 merupakan kapal Roro penumpang berbendera Indonesia.
Kapal tersebut memiliki ukuran 8.540 GT dan dinakhodai oleh Hokoda Arief Yunianto.
KMP Virgo Transport 8 dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping.
Perjalanan kapal dimulai dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT (Local Time).
Kapal dijadwalkan berlayar menuju Pelabuhan Banjarmasin.
Namun, dalam perjalanan menuju Kalimantan Selatan, kapal dilaporkan mengalami masalah di perairan Laut Jawa.
Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan KMP Virgo Transport 8 sempat mengalami kondisi listing.
Listing merupakan kondisi ketika kapal mengalami kemiringan ke salah satu sisi.
Kondisi tersebut terjadi ketika kapal berada di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa.
Setelah mengalami kemiringan, komunikasi dengan kapal kemudian terputus.
KMP Virgo Transport 8 dilaporkan kehilangan kontak atau lost contact pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT.
Posisi terakhir kapal berada di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa.
Informasi mengenai hilangnya kontak tersebut kemudian menjadi dasar dilakukannya operasi pencarian dan penyelamatan.
Tim SAR bersama sejumlah unsur terkait dikerahkan untuk mencari kapal serta para penumpang dan kru.
Menurut informasi dari Kantor Basarnas Banjarmasin, kapal sempat menghadapi cuaca buruk sebelum akhirnya kehilangan kontak.
Kondisi cuaca menjadi salah satu informasi yang diperhatikan dalam proses pencarian maupun penanganan insiden.
Kapal kemudian dilaporkan terbalik dan tenggelam.
Penyebab pasti insiden masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Berdasarkan data manifes yang disampaikan Kemenhub, berikut rincian orang yang berada di KMP Virgo Transport 8:
|
Data Manifes |
Jumlah |
|
Kru kapal |
30 orang |
|
Mitra kerja kapal |
27 orang |
|
Penumpang dewasa |
59 orang |
|
Anak-anak |
1 orang |
|
Sopir dan kernet |
126 orang |
|
Total |
243 orang |
|
Muatan kendaraan |
89 unit |
Sementara berdasarkan perkembangan proses evakuasi yang disampaikan Menteri Perhubungan, berikut data sementara korban:
|
Kondisi |
Jumlah |
|
Selamat |
108 orang |
|
Meninggal dunia |
6 orang |
|
Total ditemukan |
114 orang |
Tim SAR masih melanjutkan proses pencarian terhadap orang-orang yang belum ditemukan.
Sejumlah unsur dan kapal dikerahkan dalam operasi pencarian di sekitar perairan tempat KMP Virgo Transport 8 mengalami insiden.
Pemerintah mengingatkan bahwa data korban masih bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan operasi SAR.
Hingga pembaruan data dalam artikel ini, sebanyak 114 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sementara itu, proses pencarian terhadap penumpang dan kru lainnya masih terus dilakukan di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa.
Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.
Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.
Isi data berikut untuk mengunduh brochure produk.
Data digunakan untuk keperluan follow-up teknis & penawaran.