Kebakaran terjadi di bangunan eks Hypermart Yasmin yang berada di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Rabu sore.
Api diduga berasal dari aktivitas pengelasan yang memicu percikan api hingga menyambar material mudah terbakar di area pekerjaan.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar karena asap dan kobaran api terlihat dari area bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai pusat perbelanjaan tersebut.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.
Laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 15.25 WIB setelah seorang petugas keamanan datang langsung ke sektor Damkar Yasmin untuk meminta bantuan pemadaman.
Mendapat laporan tersebut, petugas segera bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan dan mencegah api meluas.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, M. Ade Nugraha, menjelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari percikan las yang mengenai material styrofoam di area pekerjaan.
Material tersebut dikenal mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar dan menimbulkan kobaran yang terlihat dari sejumlah titik di sekitar bangunan.
“Awal mula kejadian dari pekerja yang sedang melakukan pengelasan, kemudian percikan apinya mengenai styrofoam,” ujar Ade.
Setelah menerima laporan, tim pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan proses pemadaman.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, termasuk petugas Damkar Kota Bogor, Bhabinkamtibmas, serta pihak keamanan gedung.
Kerja sama antarpetugas membantu mempercepat proses pengendalian api sehingga kebakaran tidak sempat meluas ke area lain di dalam bangunan.
Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat.
Proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 15.59 WIB, atau hanya sekitar 39 menit setelah kebakaran pertama kali terjadi.
Keberhasilan tersebut membantu mencegah potensi kerusakan yang lebih besar pada bangunan eks pusat perbelanjaan tersebut.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka.
Meski demikian, kebakaran sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi karena asap tebal terlihat membumbung dari area bangunan.
Petugas memastikan situasi telah aman setelah proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi selesai dilakukan.
Insiden ini menjadi pengingat penting mengenai penerapan standar keselamatan kerja saat melakukan aktivitas pengelasan.
Percikan api dari proses pengelasan dapat dengan mudah memicu kebakaran apabila terdapat material mudah terbakar di sekitarnya, seperti styrofoam, kayu, atau bahan kimia tertentu.
Karena itu, setiap pekerjaan pengelasan perlu disertai pengawasan yang ketat serta ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor mengingatkan para pekerja maupun pengelola bangunan untuk selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
Pemeriksaan area sebelum pengelasan, pembersihan material mudah terbakar, serta kesiapan alat keselamatan menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang.
Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.
Temukan berbagai artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan inspirasi Anda.
Isi data berikut untuk mengunduh brochure produk.
Data digunakan untuk keperluan follow-up teknis & penawaran.