Anugerah Viktorindo Abadi

Kisah Perjuangan Lei Jun: Dulu Sebar Brosur di Jalanan, Kini Jadi Miliarder Pendiri Xiaomi

Profil biografi dan total kekayaan pendiri Xiaomi Lei Jun.

Siapa yang tidak mengenal Lei Jun saat ini? Pendiri sekaligus CEO Xiaomi ini merupakan salah satu tokoh paling tersohor di industri teknologi global. Namun, jauh sebelum membawa Xiaomi menjelma sebagai raksasa dunia, pria berusia 56 tahun ini harus melewati masa rintisan yang cukup berat.

Baru-baru ini, sebuah video lawas tahun 2011 viral di Instagram melalui akun @advicefromceo.s. Video tersebut merekam momen saat Lei Jun turun langsung ke jalanan sendirian untuk membagikan brosur survei pasar, setahun setelah ia mendirikan Xiaomi bersama Lin Bin pada 2010.

Gigih Menghadapi Penolakan dan Sukses Mendobrak Pasar

Dalam video tersebut, Lei Jun yang tampil sederhana dengan kaos polo hitam tampak gigih menawarkan brosur meski berulang kali ditolak lewat isyarat tangan oleh pejalan kaki. Namun, kerja keras itu terbayar lunas. Ketika ponsel pertama Xiaomi meluncur pada 2011, perangkat tersebut langsung meledak di pasar domestik China karena menawarkan spesifikasi tinggi dan desain ramping dengan harga yang sangat terjangkau.

Strategi awal Lei Jun terbilang jenius: ia memangkas komisi pengecer dengan menjual produk secara langsung ke konsumen dan menekan biaya iklan seminimal mungkin. Sebagai gantinya, ia membangun loyalitas komunitas pelanggan (Mi Fans) untuk mempromosikan produk secara organik lewat media sosial.

Dijuluki “Steve Jobs dari China” yang Ogah Dibayangi Apple

Kesuksesan masif Xiaomi membuat publik kerap menyandingkan Lei Jun dengan legenda Apple, Steve Jobs, hingga menjulukinya sebagai “Steve Jobs-nya China.” Julukan ini muncul karena kesamaan gaya busana kasual saat rilis produk, visi, hingga karakteristik kepemimpinannya.

Meski mengagumi sang inovator, Lei Jun secara terbuka mengaku kurang nyaman dengan julukan tersebut dalam sebuah unggahan di blog resmi Xiaomi China.

“Jobs adalah orang hebat. Dia melakukan hal-hal brilian, mengubah dunia, dan menjadi inspirasi besar bagi Xiaomi. Namun, membandingkannya dengan saya tidak tepat sama sekali. Xiaomi dan Apple adalah dua perusahaan yang sangat berbeda,” tegas Lei Jun.

Menjadi Raksasa Dunia dan Masuk Daftar Orang Terkaya

Kini, nasib Lei Jun berubah 180 derajat. Pada ajang Asia Annual Conference 2025 di Boao, China, kehadirannya langsung diserbu sorotan kamera dan dikawal ketat oleh pengawal. Di bawah kepemimpinannya, portofolio Xiaomi berkembang pesat mulai dari smartphone, perangkat smart home, hingga mobil listrik pintar (EV). Xiaomi bahkan sukses menggandeng produsen kamera legendaris, Leica.

Berdasarkan data firma riset Counterpoint, Xiaomi kokoh bertengger di peringkat ketiga merek HP terbesar di dunia, tepat di belakang Apple dan Samsung.

Kesuksesan ini mengantarkan lulusan Ilmu Komputer Universitas Wuhan ini masuk ke jajaran orang terkaya di China. Pada tahun 2026, total kekayaan Lei Jun menyentuh 35 miliar dollar AS (sekitar Rp618 triliun). Di luar Xiaomi, ia juga melebarkan gurita bisnisnya dengan berinvestasi di lebih dari 70 startup yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga teknologi finansial.

SUMBER

Kompas.com

Konsultasi & Penyesuaian Sistem

Butuh solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda? Tim AVA siap membantu dengan rekomendasi terbaik.